Pengaruh Konsumsi Alkohol Terhadap Kesehatan Kulit

Pengaruh Konsumsi Alkohol Terhadap Kesehatan Kulit

Pengaruh Konsumsi Alkohol Terhadap Kesehatan Kulit –  Tahukah Anda bahwa minum alkohol dapat memengaruhi kesehatan kulit Anda? Ada banyak pengaruh alkohol terhadap kesehatan kulit Anda. Mulai dari pori-pori yang membesar hingga penuaan kulit dini, kekeringan, dan tekanan berlebihan. Mulai dari penampilan yang mengencang hingga kulit yang tampak lebih kencang. kulit, membuat orang terlihat lebih tua dari usianya, meskipun mereka rutin mengonsumsi alkohol.

Pengaruh Konsumsi Alkohol Terhadap Kesehatan Kulit

Pengaruh Konsumsi Alkohol Terhadap Kesehatan Kulit

londoncocktailscholars – Meski tidak mengonsumsi alkohol secara berlebihan, mengonsumsi alkohol secara rutin dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang. Alkohol mempengaruhi setiap orang secara berbeda, tergantung pada berat badan, fungsi hati, usia, jenis kelamin, dan status kesehatan Anda.

Konsumsi alkohol dapat mengganggu fungsi hati secara serius. Alkohol juga dapat berdampak negatif pada sistem pencernaan Anda, karena dapat memperlambat pencernaan tubuh Anda. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa alkohol dapat mempercepat penuaan dan membuat kulit tampak kusam. Pelajari lebih lanjut tentang dampak konsumsi alkohol, terutama terhadap kesehatan kulit.

1. Memperluas pori-pori
Alkohol dapat memperlebar pori-pori kulit dan menyebabkan komedo hitam dan putih. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik, dapat memicu timbulnya papula kulit yang meradang (lesi seperti benjolan) atau jerawat kistik. Dalam jangka panjang, perubahan kulit akibat konsumsi alkohol dapat menyebabkan jaringan parut permanen.

 

Baca juga: Daftar Koktail Biru Yang Indah Akan Menyenangkan

 

2. Mempercepat penuaan kulit
Alkohol juga dapat mempercepat penuaan kulit. Kerutan, bengkak, kering, kemerahan pada pipi, terbentuknya kapiler ungu pada kulit. Alkohol dapat menurunkan kadar vitamin A, yang merupakan antioksidan kuat dan juga berperan penting dalam produksi kolagen. Seiring bertambahnya usia, kolagen dan elastin berkurang sehingga menyebabkan wajah kendur.

3. Kulit kering
Alkohol dapat mengeringkan seluruh tubuh Anda, termasuk kulit Anda. Jika kulit dan bagian putih mata menguning, kondisi ini merupakan tanda penyakit hati alkoholik. Dalam beberapa kasus, bahan-bahan yang biasa terdapat pada minuman beralkohol juga dapat menyebabkan reaksi pada kulit, misalnya akibat alergi terhadap biji-bijian seperti jagung, gandum, atau gandum hitam. Alergi terhadap komponen alkohol jenis ini bisa menyebabkan rasa gatal.

 

Baca juga: Final Borussia Dortmund vs Real Madrid 2 Juni 2024

 

4.Menyebabkan rosacea
Jika wajah Anda memerah saat Anda minum alkohol, Anda mungkin menderita rosacea. Penyakit kulit yang umum terjadi ini menyebabkan kemerahan pada wajah, terutama pipi, hidung, dagu, dan dahi. Konsumsi alkohol dapat menyebabkan kambuhnya rosacea. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan risiko terkena rosacea jika Anda belum pernah mengonsumsinya sebelumnya.

5.Peningkatan selulit
Minum terlalu banyak alkohol juga meningkatkan kemungkinan Anda terkena selulitis, infeksi bakteri pada kulit yang biasanya menyerang ekstremitas bawah. Pada kondisi ini, kulit menjadi merah, bengkak, nyeri, dan hangat saat disentuh. Bakteri penyebab selulitis masuk ke dalam tubuh melalui luka di kulit. Infeksi ini seringkali serius dan memerlukan antibiotik untuk mengobatinya.

 

6. Kulit saya terasa tegang.
Konsumsi alkohol juga dapat berdampak negatif pada kulit Anda. Untuk meminimalkan iritasi kulit akibat alkohol, Anda bisa “menghindari” alkohol dengan memperbanyak asupan air. Kombinasi ini membantu melembabkan jaringan dan kulit serta meminimalkan efek berbahaya alkohol pada kulit. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengaruh konsumsi alkohol terhadap kesehatan kulit, kunjungi Halodoc.